SCRIPTA MANENT VERBA VOLANT

(yang tertulis akan tetap mengabadi, yang terucap akan berlalu bersama angin)

Rumahku Surgaku

Rumah bukan hanya tempat berteduh dari sengat matahari dan derasnya hujan, tetapi ia juga tempat bertumbuh rasa kasih sayang, tempat kembali bersama kehangatan keluarga.

Kamis, Juni 02, 2011

Perjalanan Pulang

Peluit panjang menggema. Kereta ekonomi Progo yang membawaku bergerak perlahan meninggalkan stasiun Lempuyangan. Aku lempar pandanganku ke luar kereta, tampak beberapa orang di sana melambaikan tangan ke arah kereta, yang jelas bukan kepadaku. Aku perahatikan wajah mereka. Ada yang tertawa bahagia sambil bergurau dengan sesamanya, ada yang hanya mesam-mesem, ada yang seperti tersenym namun senyum itu tampak begitu beratnya sehingga lebih tampak dia seperti orang menangis. Ada yang memang dia menangis, meneteskan air mata, meski tidak berteriak...