SCRIPTA MANENT VERBA VOLANT

(yang tertulis akan tetap mengabadi, yang terucap akan berlalu bersama angin)

Rumahku Surgaku

Rumah bukan hanya tempat berteduh dari sengat matahari dan derasnya hujan, tetapi ia juga tempat bertumbuh rasa kasih sayang, tempat kembali bersama kehangatan keluarga.

Minggu, Agustus 30, 2009

Rahmat Ramadhan

Ulil Abshar Abdalla pernah melakukan kritikterhadapperilaku umat Islam di bulan ramdhan ini. Menurut dia, prilaku ramadhan umat Islam pada bulan ramdhan seperti para pemain teater. Dia bermain peran dia atas panggung. Para selebriti yang pada bulan-bulandi luar ramadhan berpakaian terbuka, saat ramadhan menampkkan kereligiusannya. Namun sesaat ramadhan berlalu, mereka kembaliseperti semual. Inilah teater. Seorang tukang ojek bisa berperan menjadi seorang raja di atas panggung, sementara setelah tidak bermain teater, kembali dia menjadi tukang ojek....

Selasa, Agustus 25, 2009

Politik dan Budaya Kekerasan

Tulisan ini telah dimuat dalam MAJALAH "ISRA" PUSHAM UII Edisi Juli 2009. Belakangan ini kita terlalu sering disuguhi oleh pemberitaan tentang kekerasan-kekerasan, khususnya yang terjadi di Indonesia, baik melalui media cetak maupun tayangan-tangan di media elektronik audio-visual. Saben hari kita “dipaksa” untuk menonton pemberitaan-pemberitaan tentang pembunuhan, pemerkosaan, penggusuran para pedagang kaki lima (PKL), perkelahian antar warga sampai tawuran antar pelajar atau mahasiswa. Contoh kasus terkini adalah penembakan di Papua, pengeboman...

Minggu, Agustus 23, 2009

Dia Datang

dia datang,dia datang saat aku masih terlenadalam nada menggemadalam musik yang asyiktiba-tiba dia datangmungkin tidak tiba-tibabukan, bukan mungkin, memang dia datang tidak tiba-tibaada sejuta suara mengabarkannyaada nyanyian menyambutnyaada tabuhan mengiringinyadan dia tidak datang tiba-tibaaku mencoba bangun, mengepal tanganmenahan berat badan, lesuh tubuhmengumpul kesadaranmengatur nafas dan irama suaralalu ikut bersenandungmarhaban ya ramadh...

Rabu, Agustus 19, 2009

Di Terminal Pemberangkatan

satu sore di sebuah terminal pemberangkatanaku melihat seorang ibu mudadengan anak kecilnyamelepas kepergian sang suami atau ayah dari anaknyabus jurusan jakarta segera berangkatsang ayah memberikan ciuman pada anaknyasang istri menyalami tangan suaminyakeduanya saling melambaikan tangansang ibu mencoba mengajari anaknya "dadah" untuk ayahnyasang ibu nampak tersenyum sembari mencuim kedua pipi anaknya,menatap suaminya yang berangkat ke Jakartamungkin untuk bekerjasang istri mencoba tersenyumtertawa kecil,namun aku tak tahu apa yang ada dalam pikirannyamungkin...